Rabu, 30 Juli 2008

Telpon Dini Hari

Kebijakan para operator telpon selular yang menggratiskan percakapan dari jam 00 sampai dengan jam 06 terkadang bisa menyenangkan, terkadang bisa menyebalkan.

Kemudahan (alias murah maksudnya) dipergunakan sebaik-baiknya bagi pihak-pihak yang mencoba ngirit (termasuk saya) untuk menghubungi rekan atau teman. Tapi karena waktunya yang tidak lazim karena pada jam segitu biasanya sudah pada tewas untuk dunia, yang ada sih malah memunculkan kebiasaan iseng dan insomnia.

Gawatnya, jika keterusan, kemudian insomnia iseng jadi menahun. Aduuuhhh....

Untuk beberapa saat sih menyenangkan jika memang kebetulan kita sedang tidak bisa tidur, lalu mencoba menghubungi teman yang biasanya juga mengalami masalah yang sama. Alhasil, terjadilah percakapan dini hari yang terkadang bisa berlangsung cukup lama (paling tidak sampai si operator memutuskan hubungan). Bahkan jika percakapan berlangsung seru, nomor tujuan kembali di re-dial untuk melanjutkan obrolan.

Masalahnya, tidak setiap saat kita berada pada posisi tidak bisa tidur. Kadang kala kita baru saja mulai istirahat dan baru saja memulai mimpi indah , eh.. telpon tiba-tiba berdering. Begitu pula sebaliknya. Kadang kita jadi tidak tahu waktu dan menganggap rekan di ujung sana juga sedang terjaga seperti kalong. Alhasil, kita jadi pengganggu istirahat orang.

Tapi sebenarnya pemecahan masalahnya simpel aja koq. Kalo ga mau diganggu, sebelum tidur jangan lupa matikan telpon selularmu. 

Tidak ada komentar: